Begini Cara Impor Barang yang Tepat dan Aman

Photo Credit: PxHere.com

Ada kalanya barang yang Anda inginkan tidak dapat ditemukan di Indonesia. Sebagai alternatif, mungkin Anda akan mempertimbangkan untuk mengimpor barang dari luar negeri. Namun, membeli barang dari luar negeri jelas tidak sama dengan di Indonesia. Anda harus menghadapi lebih banyak peraturan dan ketentuan untuk dipatuhi.

Hal tersebut mungkin akan membuat Anda enggan untuk mengimpor barang dari luar negeri. Padahal, dengan cara yang tepat, Anda bisa mendapatkan barang incaran dengan aman. Berikut ini tips yang dapat Anda lakukan agar kegiatan impor Anda tetap aman berjalan.

Tentukan barang yang ingin Anda impor

Pertama-tama, yang harus dilakukan sebelum melakukan impor adalah menentukan jenis barang. Anda harus sangat berhati-hati saat menentukan barang karena impor berkaitan dengan proses bea cukai yang terkenal rumit. Pastikan barang yang akan Anda impor bukan merupakan barang yang dilarang untuk masuk ke Indonesia.

Anda bisa mengecek apakah barang incaran dilarang untuk masuk ke Indonesia atau tidak melalui repository Indonesia National Trade. Situs yang dikelola oleh Indonesia National Single Window ini tergolong cukup up-to-date sehingga Anda bisa mengetahui barang apa saja yang dilarang untuk masuk ke Indonesia hingga saat ini.

Temukan supplier yang terpercaya

Agar barang impor incaran Anda bisa sampai dengan selamat, carilah supplier yang terpercaya.  Jika Anda mengimpor barang melalui situs e-commerce, biasanya akan terlihat mana supplier yang terpercaya dan tidak. Tetapi jika tidak, Anda bisa memilih negara importir yang memiliki tingkat keamanan tinggi seperti Singapura, Qatar, dan Taiwan. China yang selama ini dikenal sebagai pemasok beragam barang di dunia juga tergolong sebagai negara yang aman.

Pilihlah cara pengiriman yang tepat

Barang yang Anda impor tidak akan sampai ke tempat tanpa adanya pengiriman. Pengiriman merupakan hal yang paling krusial dalam impor barang karena membutuhkan waktu paling lama. Selain itu, dalam proses pengiriman, status barang Anda menjadi rawan karena tidak dapat dipantau secara langsung.

Untuk itu, Anda perlu memilih cara pengiriman yang tepat. Jika barang yang Anda impor kurang dari 100 kg, ada baiknya untuk memilih pengiriman lewat udara. Namun, jika barang yang Anda impor banyak dan lebih dari 100 kg, jalur laut merupakan pilihan yang tepat. Supaya lebih mudah, Anda bisa memilih jasa pengiriman yang terpercaya dan mereka akan menentukan mana yang lebih baik.

Sebaiknya gunakan asuransi

Agar keamanan barang Anda semakin terjamin, sebaiknya gunakanlah asuransi. Biasanya, pihak pengiriman akan menawarkan asuransi guna melindungi keamanan barang. Ini memang akan membuat jumlah uang yang harus Anda bayarkan bertambah, tapi ada baiknya keluar duit lebih daripada merugi di akhir. Komunikasikan dengan supplier Anda supaya keamanan terjaga dan bila suatu saat terjadi hal yang tidak diinginkan, mereka tidak akan lepas tangan.

Perhatikan urusan kepabeanan

Poin terakhir ini merupakan bagian paling mendebarkan dari proses impor karena akan ada kemungkinan barang Anda ditahan oleh pihak Bea Cukai. Jadi, pastikan barang Anda bukanlah barang terlarang. Jangan lupa juga untuk membayar bea masuk, cukai, pajak penghasilan 22, dan biaya lainnya. Baca ketentuan impor yang dibuat oleh Bea Cukai untuk meminimalisir risiko terjadinya barang yang ditahan.

Selama ini, mengimpor barang identik dengan proses yang rumit dan penuh risiko. Namun, jika Anda menerapkan tips di atas, risiko tersebut dapat diminimalisir. Untuk proses impor yang aman, Anda bisa menggunakan situs terpercaya seperti Importir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.