Ini Penyebab Harga Barang Impor Selalu Mahal

Photo Credit: Pixabay

Barang dari luar negeri dibanderol dengan harga relatif lebih mahal di Indonesia jika dibandingkan di negara asalnya. Ada beberapa tahapan yang harus dilalui produk tersebut sebelum akhirnya bisa masuk ke Indonesia. Selain karena ongkos kirim, biaya tambahan berupa bea masuk membuat harga barang tersebut naik drastis begitu masuk di Indonesia. Apa saja penyebab lainnya? Inilah penyebab harga barang impor selalu mahal.

Nilai tukar mata uang

Pergerakan nilai tukar mata uang mempengaruhi hubungan dagang dan ekspor impor antar negara. Nilai tukar mata uang yang tinggi akan membuat ekspor sebuah negara lebih mahal dan impor yang lebih murah di pasar luar negeri. Begitu pula sebaliknya. Nilai tukar mata uang rupiah yang cenderung selalu lemah inilah yang membuat harga barang impor menjadi mahal begitu tiba di Indonesia. Kebijakan devaluasi yang dilakukan pemerintah, yaitu menurunkan nilai mata uang dalam negeri terhadap mata uang asing, juga menyebabkan harga barang impor menjadi mahal.

Penetapan tarif bea masuk

Tarif bea masuk yang dikenakan pada barang-barang impor menjadi salah satu penyebab harga barang impor menjadi mahal. Setiap barang yang masuk ke dalam negeri pasti dikenakan bea masuk dan tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan No. 188 Tahun 2010 tentang Batasan Harga Barang yang Dikenakan Bea Masuk. Terutama barang-barang impor yang tidak punya nilai guna ataupun nilai tambah bagi perekonomian nasional, misalnya barang-barang branded.

Bila barang yang diimpor adalah barang yang mahal dan bermerek, barang tersebut akan terkena pajak barang (tax). Besarnya disesuaikan dengan negara yang dituju. Penarikan tarif adalah salah satu cara pemerintah untuk mendapatkan pemasukan bagi anggaran belanja negara.

Shipping lokal

Shipping lokal juga menjadi faktor yang mempengaruhi mengapa harga barang impor mahal. Misalnya, shipping lokal Cina yaitu pengiriman dari toko ke jasa pengiriman internasional. Begitu pula sebaliknya, setelah barang sampai ke Indonesia, barang tersebut akan sampai ke jasa importir (agen) yang ada di Indonesia, misalnya Jakarta atau Surabaya.

Dari agen tersebut, barang akan dikenakan lagi cost local shipping dari kota tersebut ke rumah. Biaya ini dapat menyebabkan keuntungan penjualan berkurang sehingga para penjual harus menaikkan harga jual untuk mendapatkan margin dan menutupi kerugian.

International shipping

Pengiriman barang secara internasional melintasi batas negara dikenakan biaya yang cukup mahal. Baik pengiriman melalui jalur darat, laut dan udara, ongkos logistiknya sangat tinggi. Banyak importir yang mengeluhkan biaya pengiriman barang ini.  Pengiriman barang lewat laut biasanya memakan waktu sekitar 45 hari. Sementara bila melalui jalur udara dengan pesawat, akan memakan waktu 7-10 hari. Biaya port charge ini sangat mahal nilainya, bahkan bisa mencapai puluhan juta rupiah dan bahkan lebih tinggi daripada biaya membayar pajak impor.

Risiko

Poin ini di luar hitungan bersih seperti poin sebelumnya. Meskipun tidak terhitung secara jelas, variabel keberanian mengambil risiko juga patut diperhitungkan karena importir tidak tahu apakah barang yang diimpor akan hadir dalam bentuk atau tampilan yang sesuai dengan harapan. Belum lagi adanya risiko tertipu oleh supplier bodong. Oleh sebab itu, pastikan Anda memilih supplier yang benar-benar terpercaya dan memiliki track record yang baik. Lakukan riset dan bertanyalah kepada orang-orang yang sudah pernah menggunakan jasa supplier tertentu.

Harga barang impor umumnya selalu mahal karena banyak faktor yang mempengaruhinya. Sampai saat ini, ongkos logistik di Indonesia jauh lebih mahal dibanding Singapura dan Malaysia. Namun, tak semua barang impor selalu mahal, misalnya produk-produk Cina yang berani membanting harga sehingga setelah melalui proses pengiriman, harganya tetap terjangkau untuk konsumen tanpa mengurangi kualitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.